Jakarta (Antara) - Wakil Presiden RI, Boediono melepas angkatan ketiga "Pencerah Nusantara" bentukan Kantor Utusan Khusus Presiden Indonesia untuk Millenium Development Goals (KUKPRI-MDGs) ketujuh wilayah penugasan di Indonesia. "Pencerah Nusantara ini merupakan agen perubahan yang didukung penuh untuk turun ke daerah-daerah dan melihat serta menyelesaikan permasalahan yang ada," kata Boediono dalam acara Indonesia MDGs Public Expose di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin. Wilayah-wilayah penugasan tersebut adalah daerah Sikakap (Sumatera Utara), Pakisjaya (Jawa Barat), Tosari (Jawa Timur), Kelay (Kalimantan Timur), Ogutua (Sulawesi Tengah), Lindu (Sulawesi Tengah) dan Ende (NTT). Lebih lanjut, ia juga menjelaskan seperti angkatan-angkatan sebelumnya, angkatan ketiga Pencerah Nusantara ini diharapkan dapat melihat suatu permasalahan di wilayah penugasan secara utuh. "Menyelesaikan permasalahan itu tidak bisa hanya dari satu sektor, harus dilihat keutuhannya, dengan begitu penyelesaian akan lebih mudah tercapai," katanya. Pernyataan tersebut didukung oleh Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Nila Moeloek yang pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa sebuah permasalahan, khususnya terkait MDGs, membutuhkan kerja sama berbagai pihak atau kerja sama lintas sektor. Ia menjelaskan, selain untuk memperhatikan masalah kesehatan, pelepasan tim Pencerah Nusantara ke wilayah-wilayah penugasan adalah untuk membuka kerja sama tersebut. Ia juga menambahkan Pencerah Nusantara angkatan ketiga akan turun ke wilayah penugasan selama satu tahun untuk melanjutkan kerja angkatan sebelumnya yang akan berakhir pada Oktober 2014. Tim Pencerah Nusantara angkatan ketiga ini berjumlah 34 orang yang seluruhnya memiliki latar belakang di bidang kesehatan. (ar)

Sumber : Id Yahoo