Keluarga Besar Pengelola
Pencerah Nusantara!

  • Anindita Sitepu
    ----------

    Anindita Sitepu, atau biasa dipanggil Nindi, bergabung di Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs pada akhir tahun 2011 di tim Program. Sebelumnya, ia tinggal di Belanda untuk mengambil gelar MSc di bidang Psikologi Kesehatan di Universitas Leiden, dan merupakan salah satu representatif untuk International Student Network. Kemudian ia kembali ke Jakarta dan memperoleh ijin praktek resminya dari Himpunan Psikolog Indonesia pada tahun 2013.


    Kontak Email : anindita.sitepu@cisdi.org

    Sebelumnya, Nindi adalah lulusan S1 Fakultas Psikologi di Universitas Indonesia, dan sejak menjalankan pendidikan kuliah memiliki ketertarikan terhadap hubungan kondisi psikologis dan fisik, dan intervensi kesehatan. Ketika masih mahasiswi S1, ia aktif mengikuti berbagai program magang, di antaranya di LSM Mitra Netra, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pemberdayaan Tuna Netra di Indonesia, dan di Rumah Sakit Kergantungan Obat Fatmawati. Bergabung pertama kali di KUKP-RI MDGs sebagai Program Officer, saat ini Nindi adalah Direktur Program CISDI dan Pencerah Nusantara, bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan dan monitor program sehari-hari.

  • Muh Asnoer Laagu
    ----------

    Muh. Asnoer Laagu atau yang biasa dipanggil Noel merupakan alumni Teknik Telekomunikasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS). Semasa kuliah Noel mendapat banyak beasiswa seperti Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Setelah lulus kuliah, Noel berhasil membangun kerjasama antara Pemerintah Kota Surabaya dan USAID ( United State Agency for International Development ) dalam Pengembangan Proyek e-Goverment Pemerintah Kota Surabaya yaitu program DIGISCHOOL sebagai sistem informasi manajemen pendidikan kota Surabaya, selain itu Noel banyak terlibat aktif dalam mengembangkan pelatihan teknologi informasi kepada guru – guru ( SD, SMP, SMU/SMK ) di Kota Surabaya.


    Kontak Email : asnoer.laagu@cisdi.org

    Tahun 2011, Noel bergabung sebagai Pengajar Muda dalam Gerakan Indonesia Mengajar, ditempatkan selama setahun di Perbatasan Indonesia – Malaysia, Desa Sekodi, Bengkalis, Riau. Terlibat aktif sebagai Fasilitator Kelas Inspirasi Surabaya, dan menjadi Trainer di sebuah konsultan pendidikan, sangat tertarik pada Community Development dan Isu – Isu Pembangunan Global.

  • Diah Saminarsih
    ----------

    Pada periode 2010 – 2014 Diah Saminarsih adalah Asisten Utusan Khusus Presiden untuk MDGs bidang Perencanaan Program dan Sinergi Komunitas. Diah Saminarsih aktif dalam tim Partnership for Maternal Neonatal dan Children Health (PMNCH) for Post-2015 Global Framework on Women and Children Health. Kini Diah Saminarsih adalah Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Kemitraan dan Pelayanan Kesehatan Primer


    Kontak Email : diah.saminarsih@cisdi.org

    Sebagai Direktur Eksekutif Pencerah Nusantara, Diah memimpin proses pemilihan dan pelatihan tenaga kesehatan muda untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Selain itu, Diah adalah Ketua Panitia Indonesia MDG Awards 2011, sebuah kegiatan yang diadakan setiap tahun untuk memberi penghargaan pada praktek-praktek cerdas untuk meningkatan percepatan pencapaian MDGs yang dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di Indonesia.

  • Gatot Suarman
    ----------

    Gatot merupakan lulusan Strategic Management dari Universitas Andalas pada bulan Mei 2010. Selama di Kampus , Gatot aktif di sebuah organisasi internasional bernama AIESEC, dimana ia pernah menjabat sebagai Vice President communication dan National Manager Communication AIESEC Indonesia. Di luar kampus, Gatot pernah menjadi fasilitator di International Leadership Development Conference, singapore dan menjadi komite pengarah untuk kampanye HIV/AIDS se-kota Padang.


    Kontak Email : gatot.suarman@cisdi.org

    Setelah tamat kuliah, Gatot bergabung di Indonesia Mengajar sebagai Pengajar Muda selama setahun yang mengajar di desa Laju Kabupaten Bima -Nusa Tenggara Barat. Bergabung menjadi staf Program di KUKP-RI MDGs akhir tahun 2012 yang lalu meyakinkan Gatot akan besarnya pengalaman dan pelajaran yang akan dia temukan terutama menjadi bagian dalam monitoring dan evaluasi program Pencerah Nusantara.

  • Liza Pratiwi
    ----------

    Liza adalah Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2010 yang bergabung dengan tim program Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Millenium Development Goals sejak tahun 2013. Institusi yang mengalami transformasi kelembagaan pada tahun 2015 mempercayakan Liza untuk memegang koordinator penelitian dan pengembangan. Ia, bersama dengan tim, mengembangkan metode pengukuran dan dokumentasi yang menjadi basis pengembangan upaya intervensi pada Program Pencerah Nusantara dalam bentuk survei, observasi dan dokumentasi berkala.


    Kontak Email : liza.pratiwi@cisdi.org

    Liza merupakan co-inisiator program Generasi Kreatif : Penggerak Nusantara, program edukasi interaktif dampak bahaya tembakau pada remaja, dan aktif terlibat dalam kampanye pengendalian tembakau bagi anak muda. Minatnya pada bidang Pengendalian Tembakau membuat ia meraih beasiswa pada program Global Tobacco Control 2016 Johns Hopkins University : Bloomberg School of Public Health. Sebelumnya, Liza terlibat dalam kegiatan relawan pada beberapa organisasi seperti Earth Hour Indonesia (2008 -2010) WWF Indonesia (2005 – 2010) New Zealand Red Cross (2012) dan Kelas Inspirasi : Indonesia Mengajar (2014).

  • Egi Abdul Wahid
    ----------

    Meskipun berprofesi perawat, pria yang akrab disapa Egi atau Pak Camat ini mendaftarkan diri sebagai pemerhati kesehatan. Dengan segudang pengalamannya berorganisasi, kemampuan Egi untuk terjun langsung ke masyarakat tidak perlu diragukan. Ia pernah menjadi ketua BEM dan bidang program Ikatan Lembaga Ilmu Keperawatan Indonesia. Pria lulusan S1 Ilmu Keperawatan tahun 2011 dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini pernah juga menjadi finalis kompetisi lingkungan hidup se-Jawa dan Bali mewakili Kabupaten Karawang. Di luar yang disebutkan di atas, Egi juga memiliki keterampilan desain dan pengetahuan mengenai pembesaran ikan tawar.


    Kontak Email : egi.abdulwahid@cisdi.org

    Ketika ditanya motivasinya bergabung dalam Pencerah Nusantara, Egi mengatakan pengalaman sebagai pribadi dan insan sosial memotivasi potensi yang dimiliki untuk memberikan kesempatan dan memberikan kontribusi secara nyata bagi masyarakat.
    Setelah menjadi Pencerah Nusantara, Egi merasa masa-masa pengabdiannya merupakan kesempatan yang sangat berharga, karena ia memperoleh perspektif baru, belajar tentang kesederhanaan, dan merasakan keharusan berjuang dan berkarya dalam segala keterbatasan yang ada. Setelah masa pengabdiannya, Egi kemudian melanjutkan pendidik profesi Ners yg sempat ditunda. Kini, Egi merencanakan untuk berkecimpung di bidang Ekonomi Kesehatan melalui pendidikan S2. Egi juga disibukkan dengan beberapa penelitian, seperti penelitian pelayanan kesehatan primer dan pengendalian tembakau.

  • Hadassah Alexandria Telaumbanua
    ----------

    Hadassah Alexandria, yang biasa dipanggil akrab dengan Sassa, merupakan Sarjana lulusan Fakultas Psikologi UNIKA Atma Jaya pada tahun 2014. Selama masa kuliah, Sassa aktif mengikuti kegiatan sosial yang fokus kepada pendidikan anak-anak. Ia sempat terlibat menjadi fasilitator selama 3 tahun dalam Yayasan Putera Bahagia Jaya, sebuah gerakan yang diusung oleh Ibu Sri Hartati, istri dari Fauzi Bowo saat masih menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta.


    Kontak Email : hadassah@cisdi.org

    Selain itu, ia juga pernah ikut terlibat kegiatan Sahabat Anak menjadi pengajar untuk anak jalanan. Sassa sempat bekerja menjadi Penulis Konten Video untuk Kompas.com selama 1 tahun. Keinginannya adalah untuk terus berdampak bagi kemajuan pendidikan anak-anak di Indonesia lah yang membuat Sassa turut bergabung di CISDI. Tak hanya pendidikan, terwujudnya pembangunan di daerah juga menjadi minatnya ke depan, demi Indonesia yang lebih baik.

  • Nurmalasari
    ----------

    Nurmalasari lulus dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya pada tahun 2014. Menjadi seorang Mahasiswa Bidikmisi yang dapat mengenyam bangku kuliah karena dibiayai negara, membuatnya bertekad untuk bisa memberikan yang lebih dalam bentuk prestasi. Tekad ini mengantarkan gadis kelahiran Lumajang ini memenangkan berbagai kompetisi karya tulis ilmiah tingkat Nasional dan menyabet banyak grant yang membantunya mengembangkan diri secara optimal sebagai seorang young researcher. Berkat pencapaiannya ini, Nurmalasari diberikan anugerah sebagai Runner Up pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Airlangga tahun 2013 serta mendapatkan penghargaan sebagai Wisudawan Berprestasi pada Wisuda Universitas Airlangga Periode Maret 2015.


    Kontak Email : nurmalasari@cisdi.org

    Keinginan yang sangat kuat untuk dapat mengubah paradigma masyarakat dalam memandang kesehatan, membuatnya terpilih sebagai Tim Pencerah Nusantara pada tahun 2014 dan ditempatkan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selama satu tahun mengabdi, membuatnya menyadari bahwa data kesehatan masyarakat dan keberhasilan intervensi program kesehatan ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, selepas purna tugas sebagai Pencerah Nusantara, Nurmalasari memutuskan bergabung di CISDI sebagai officer pada Divisi Riset dan Pengembangan. Berstatus sebagai Alumni Pencerah Nusantara, tak membuatnya berhenti berbuat sesuatu untuk negeri ini. Bersama dengan volunteer lainnya, saat ini Nurmalasari masih aktif membina Komunitas Sahabat Remaja Mentawai (SRM) dan Gerakan Pemuda Peduli Pendidikan Mentawai (GP3M).

  • Siska Verawati
    ----------

    Gadis kelahiran Jakarta ini merupakan lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara pada tahun 2013. Aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan dan komunitas, menjadikan Siska mampu melakukan pendekatan dengan baik di tengah-tengah perbedaan suku, agama, dan budaya. Pengalamannya bekerja di salah satu Non-Goverment Organization (NGO) di Kepulauan Mentawai, membuat Siska lebih peka terhadap ketimpangan akses pada layanan kesehatan yang ada di masyarakat.


    Kontak Email : siska.verawati@cisdi.org

    Hal ini juga menjadi motivasi bagi Siska untuk bergabung dengan program Pencerah Nusantara pada tahun 2014 di Ogotua, Tolitoli. Keinginan Siska untuk selalu memberikan dampak dan menambah wawasan di bidang kesehatan membuatnya bergabung dengan CISDI. Saai ini, Siska juga aktif terlibat dalam gerakan Pelita Khatulistiwa yang merupakan gerakan anak muda gelisah melihat ketidakmerataan akses terhadap listrik di daerah-daerah perifer."

  • Wahyu Handayani
    ----------

    Sejak tahun 2010 Wahyu Handayani mulaui bekerja di Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs sebagai Sekretaris Eksekutif Utusan Khusus Presiden RI, sekaligus mengepalai Sekretariat KUKPRI MDGs yang kemudian bertransformasi menjadi CISDI di tahun 2014. Sarjana lulusan S-1 Jurusan Statistika, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini memiliki hobi yang berkaitan dengan dunia kreatifitas. Hobi tersebut yang membawa pengalamannya lebih berkembang di bidang desain grafis yang diawali sebagai Account Executive hingga menjadi Creative Services Director di BD+A Design Consultant, Jakarta. Selanjutnya secara berturut-turut wahyu berpengalaman sebagai Production Manager di Dins fashion & Design, kemudian sebagai Traffic Manager di Goindo, sebuah Portal Pariwisata dan dilanjutkan pengalamannya menjadi Creative Director di PromoPlus, sebuah kantor desain grafis semakin mengasah kemampuannya di dunia desain grafis sejak tahun 1992.


    Kontak Email : wahyu.handayani@cisdi.org

    Berkat hobi dan pengalamannya tersebut, Wahyu dipercaya oleh Prof. Nila Moeloek dalam menyiapkan presentasi power point dan materi promosi di beberapa organisasi yang dipimpin beliau, seperti Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Dharma Wanita Persatuan (DWP), Yayasan Kanker Indonesia Pusat (YKI), serta Bank Mata Indonesia.Keahliannya di bidang desain grafis juga telah diaplikasikan dalam menyiapkan seluruh materi promosi penyelenggaraan Indonesia MDG Awards 2011, 2012, 2013, KUKPRI MDGs, serta Program Pencerah Nusantara. Sejalan dengan kemampuannya di bidang desain, Wahyu juga berpengalaman mengurus kesekretariatan. Ditambah dengan pemahamannya dalam menyusun Anggaran Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) dan Laporan kinerja KUKPRI MDGs, sampai saat ini Wahyu mendapat kepercayaan untuk menjadi Kepala Keuangan & Administrasi (Head of Finance & Administration) di CISDI yang membawahi sekretariat dan keuangan.

  • Nur Angga Adhitya
    ----------

    Nur Angga Adhitya Pratamaputra atau yang biasa dipanggil Angga merupakan alumni Sistem Informasi Universitas Islam Negeri Jakarta. Angga bergabung di Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals (MDGs) pada akhir tahun 2010 di Tim Administrasi sebagai Staf Sekretariat. Meski belum berpengalaman pada bidang Keuangan, pada akhir tahun 2011 dipercaya sebagai Pembantu Asisten (BANAS) Urusan Keuangan sampai berakhirnya Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs.


    Kontak Email : angga.adhitya@cisdi.org

    Berbekal pengalaman sebagai Banas urusan Keuangan di Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs, saat ini Angga di percaya kembali untuk menjadi Staf Keuangan pada Yayasan Pusat Inisiatif Strategis untuk Pembangunan Indonesia/Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI).

  • Fitri WIbiyanti
    ----------

    Setelah lulus dari Akademi ASMI, Fitri mulai bekerja sebagai staf administrasi di beberapa perusahaan. Fitri bekerja di Bank Industri selama 2 tahun sebagai staf Administrasi marketing, di Bank Namura Internusa sebagai Staf Sistem selama 4 tahun, di perusahaan Publishing Promo Plus sebagai Staf Marketing selama 4 Tahun, dan di perusahaan Dagu Komunika selama 2 tahun. Pada tahun 2012 Fitri bergabung di kantor MDGs, sebagai Staf Sekretariat.


    Kontak Email : fitri.wibiyanti@gmail.com

    Menurut Fitri, pekerjaannya di kantor MDGs sangat berbeda dibanding pada waktu pekerjaan sebelumnya karena di kantor MDGs pekerjaan administrasinya lebih bersifat pada pemerintahan. Namun perbedaan itulah yang membuat Fitri tertarik bekerja di Kantor MDGs sampai saat ini. Di kantor MDGs ini Fitri merasa banyak hal-hal yang dapat dipelajari, seperti kepemimpinan, kedisiplinan, relation dan loyalitas kerja. Para Staf muda yang ceria dan suasana kerja yang kekeluargaan, membuat Fitri merasa betah bekerja di kantor ini sampai sekarang.

  • Deviana Dewi
    ----------

    Deviana Wijaya Dewi atau yang akrab dipanggil Devi telah bergabung bersama tim Program Management di CISDI sejak Agustus 2016. Ketertarikannya pada isu kesejahteraan anak dan gizi serta keterkaitannya dengan kemiskinan dan ketimpangan sosial, membuat Devi mencintai bidang pembangunan. Hal ini mengantarnya untuk menempuh studi S2 dan memperoleh gelar MA Development Studies di Institute of Development Studies (IDS), University of Sussex, Inggris pada tahun 2015 melalui beasiswa LPDP. 


    Kontak Email : deviana.dewi@cisdi.org

    Sebelumnya lulusan S1 Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan ini pernah bekerja sebagai project coordinator di Palu, selama dua tahun bersama World Vision Indonesia. Dia juga pernah bekerja sebagai research assistant bersama IDS dalam penelitian kualitatif terkait efektivitas penggunaan telepon seluler untuk monitoring gizi anak di Posyandu. Saat ini Devi juga memegang peranan sebagai IDS Alumni Ambassador untuk Indonesia dan terlibat dalam penelitian IDS terkait kondisi perkembangan isu gizi ibu dan balita dari sisi politik dan ekonomi. Dengan kombinasi pengalamannya dalam program management dan research, perempuan kelahiran 4 Juli ini ingin mendalami pengelolaan program dan kebijakan pembangunan yang evidence-based dan berdampak. Salah satu motto hidupnya adalah lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.