Proses rekrutmen Pencerah Nusantara COVID-19 barulah berakhir. Selama proses rekrutmen ditemukan beragam kejutan (Sumber gambar: Dok. Pencerah Nusantara) 

Periode pendaftaran Pencerah Nusantara COVID-19 resmi ditutup. Peserta yang telah mengirimkan aplikasi kini tengah melalui proses skrining yang ketat. Aspek-aspek mulai dari riwayat kerja, motivasi, hingga pengetahuan tentang peran dan fungsi Puskesmas diperhitungkan sebagai penilaian. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pencerah Nusantara COVID-19 terpilih tahun ini berperan untuk menguatkan peran Puskesmas menghadapi pandemi COVID-19. Pencerah Nusantara yang nanti terpilih akan ditempatkan di beberapa Puskesmas di wilayah Jakarta dan Bandung untuk melaksanakan kegiatan, mulai dari pemantauan hingga pelacakan. 

Kendati tidak ditempatkan hingga daerah pelosok negeri seperti tahun-tahun sebelumnya, rekrutmen Pencerah Nusantara tahun ini tetap memberikan banyak kejutan. Apa saja kejutan itu?

Lebih dari 3.000 Pendaftar

Dalam jangka waktu kurang dari 4 hari, jumlah pendaftar Pencerah Nusantara COVID-19 mencapai angka 3.294. Pendaftar yang mengisi formulir dan aplikasi muncul dari beragam profesi, mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga tenaga-tenaga profesional non-kesehatan. 

Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan tidak hanya terpusat di pulau Jawa. Kehadiran mereka dilandaskan perasaan ingin berbagi dan menolong sesama. Bahkan, ada juga beberapa peserta yang siap meninggalkan pekerjaannya sementara waktu untuk ikut menjadi Pencerah Nusantara COVID-19. 

Beberapa peserta lain bahkan menyatakan dengan tegas ikut serta dalam program Pencerah Nusantara adalah bentuk pengabdian mereka sebagai tenaga kesehatan.

Beragam Latar Belakang

Rekrutmen Pencerah Nusantara kali ini diutamakan untuk tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman selama setidaknya satu tahun. Meski begitu, aspek kesiapan dan pengalaman kerja lain juga dipertimbangkan sebagai penilaian. 

Sebagai inisiatif yang digerakkan oleh kaum muda, dalam formulir registrasi yang disebarkan online, ditemukan fakta bahwa pendaftar berasal dari beragam usia, wilayah, hingga bidang keilmuan. Peserta merentang dari mahasiswa kesehatan yang baru lulus kuliah pada tahun lalu hingga seorang dokter dengan 3 tahun pengalaman kerja. 

Uniknya, pada tahun ini banyak peserta non-medis yang juga mendaftar. Kebanyakan dari mereka adalah peserta program kerelawanan penanganan COVID-19 pemerintah daerah di wilayah tempat tinggal masing-masing. Keberagaman latar belakang dan pengalaman ini dipastikan akan membuat proses seleksi menjadi semakin selektif dan ketat.

Berbagai Pengalaman Unik

Banyak peserta juga menceritakan pengalaman unik yang mereka alami selama menjalankan kehidupan akademis ataupun profesional dalam formulir pendaftaran. Kebanyakan pengalaman yang diceritakan terkait dengan peran mereka sebagai tenaga kesehatan. 

Beberapa pendaftar juga menceritakan pengalaman mereka ketika melakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, sulitnya menjangkau daerah-daerah yang luas, hingga melaksanakan kegiatan bersama dengan pemuka adat setempat dalam rangka sosialisasi kegiatan.

Namun, sebagian juga menceritakan pengalaman sebagai ketua pelaksana seminar kampus ataupun penyelenggaraan kegiatan amal beserta keberhasilan yang telah dicapai. Beragamnya cerita ini menunjukkan bahwa setiap kandidat memiliki pengalaman unik yang bisa menampilkan kualitas diri masing-masing, baik seorang individu maupun tenaga kesehatan profesional. 

Waktunya Menunggu Pengumuman 

Proses rekrutmen Pencerah Nusantara COVID-19 resmi berakhir per 00:00 WIB pada 7 Juni lalu. Peserta yang telah mengumpulkan aplikasi hanya perlu menunggu proses seleksi berikutnya. Adapun, mekanisme selanjutnya adalah skrining dan penilaian formulir yang telah masuk oleh pihak panitia. 

Proses pengumuman peserta ke tahap selanjutnya akan disampaikan pada 10 Juni 2020 dan akan disampaikan di media sosial CISDI dan Pencerah Nusantara. Bagi peserta terpilih, wawancara online akan dilaksanakan pada 11-13 Juni 2020. 

Tim panitia akan mengirimkan email berisi informasi jadwal dan teknis wawancara kepada kandidat terpilih sebelumnya. Sementara, pengumuman kelulusan final akan disampaikan pada 14 Juni 2020 dan proses pemberkasan akan dilaksanakan pada 15-16 Juni 2020. 

Jadi, untuk kamu yang sudah tidak sabar perihal informasi seleksi Pencerah Nusantara COVID-19, ayo terus pantau sosial media CISDI dan Pencerah Nusantara