Menjadi seorang dokter, menempuh pendidikan sarjana saja tidak cukup. Usai wisuda sarjana, sederet program pembangunan kapasitas medis dan layanan klinis menanti untuk dijalani. Rotasi klinik atau ko-asistensi yang dua tahun lamanya merupakan proses pelatihan untuk mendapatkan gelar dokter dan surat tanda registrasi (STR). Internship selama satu tahun pun dijalani hingga akhirnya seorang dokter berhak mendapatkan surat izin praktik. Total, tujuh tahun adalah waktu minimal dibutuhkan bagi sejawat dokter hingga ia dapat bekerja sebagai professional klinis.

Dengan proses yang demikian panjang, sangat wajar apabila menjelang akhir masa Pendidikan dan pelatihan, dokter kerap menemukan dirinya berada dalam pergolakan.

“Akan menjadi professional kesehatan seperti apa saya di masa depan?”

“Berapakah gaji yang akan saya terima?”

“Apakah gaji yang didapat sepadan dengan proses dan perjuangan yang telah ditempuh, termasuk modal sosial dan finansial yang ditanggung orang tua saya?”

“Apakah pendapatan setelah lulus langsung besar seperti yang sering diperkirakan orang-orang?” “Bagaimana saya mengelola ekspektasi tinggi lingkungan sosial saya, sementara saya baru akan mulai bekerja, teman-teman SMA saya telah menjadi pimpinan menengah perusahaan bahkan pengusaha yang dihormati lingkungannya?”

Dengan pengorbanan biaya, waktu, dan energi yang begitu besar, mendaftar Pencerah Nusantara sangat mungkin menjadi prioritas paling akhir bagi sejawat dokter. Setelah internship satu tahun lamanya di daerah, mengapa pula perlu mengabdi lagi di pelosok desa? Seringkali diikuti pertanyaan berikutnya

Apakah gaji yang didapat selama menjadi Pencerah Nusantara cukup menjanjikan, dibandingkan dengan waktu dan biaya yang sudah dikeluarkan?”
“Apakah gaji Pencerah Nusantara lebih besar dibanding gaji yang didapat dokter pada umumnya
?”

Lalu, sebenarnya berapa kah gaji Pencerah Nusantara?

Pencerah Nusantara sebagai suatu gerakan sosial pembawa perubahan di masyarakat, mengapresiasi para professional muda kesehatan baik yang berprofesi sebagai dokter maupun yang bukan, dengan insentif profesional yang kompetitif. Insentif ini diformulasikan dengan mempertimbangkan banyak factor yang bertujuan menjamin kehidupan yang baik bagi para Pencerah dan aktivitas pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat dan Puskesmas di daerah.

Berdasarkan pengalaman alumni Pencerah Nusantara sebelumnya, insentif yang diterima bahkan dapat dikelola sebagai bekal meneruskan pendidikan dan pengembangan profesional selanjutnya. Selain insentif yang ternilai, pengalaman advokasi di sektor publik dan kapasitas manajemen layanan kesehatan mrupakan “imbalan” yang tak ternilai dan sulit didapat di wahana professional lainnya. Semua insentif finansial dan sosial yang apresiatif ini merupakan bentuk penghargaan yang sepadan bagi kualitas dan kapasitas dokter dan professional kesehatan lain yang telah teruji selama proses pendaftaran dan seleksi Pencerah Nusantara.

Mengapa pengalaman di daerah sangat berharga untuk perkembangan karir ke depan?

Bersama Pencerah Nusantara, para pencerah akan tinggal dan berinteraksi dengan penduduk di suatu wilayah yang memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda, bekerja secara profesional dengan aktor publik dan pemerintahan dari lintas sektor, serta menjadi bagian inti dari upaya pemecahan masalah. Hal ini mendukung terbentuknya pemahaman pembangunan kesehatan yang lebih komprehensif, pematangan keterampilan kesehatan dan kapasitas manajemen yang lebih baik serta memungkinkan proses pendewasaan diri yang utuh.

Dengan sederet insentif sosial ini, tidak heran bila di kemudian hari banyak alumni Pencerah Nusantara memetik hasil kerja kerasnya dengan meraih berbagai kesempatan pengembangan diri dan karir. Setiap tahunnya, selalu ada dokter alumni Pencerah Nusantara yang kemudian berhasil mendapatkan beasiswa ke luar negeri atau melanjutkan program pendidikan dokter spesialis.

Pada akhirnya, adalah suatu keniscayaan bahwa kapasitas, kredibilitas dan integritas akan menerima “imbalan” yang sesuai. Mengkhawatirkan gaji atau insentif merupakan hal yang dapat dimaklumi, tetapi kesempatan mengabdi dalam pembangunan sistem kesehatan sekaligus mengembangkan diri secara komprehensif adalah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali. Tunggu apalagi, jadilah bagian dari kami dan daftarkan dirimu dari 22 Oktober 2017 - 1 Desember 2017 di: www.pencerahnusantara.org/apply/