Kabupaten Sumbawa Barat


PUSKESMAS POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT

PROFIL DAERAH DAN MASYARAKAT

Geografis

  • Daerah dataran, berbukit dan berpantai
  • Akses jalan sudah bagus
  • Terdiri dari 8 desa
  • Letak penduduk tersebar di wilayah pegunungan

Demografi

  • Kesadaran warga mengenai kesehatan cukup baik
  • Terdapat peningkatan jumlah warga yang berkonsultasi ke puskesmas

PROFIL KESEHATAN

Masalah Kesehatan

  • Kasus penyakit tertinggi : diare, ISPA, dan demam berdarah (DBD)
  • Diare terjadi karena ketersediaan air bersih yang minim
  • Demam berdarah terjadi karena penularan oleh warga pendatang
  • Status gizi masyarakat kurang dan buruk

Upaya Kesehatan

  • Tersedia akses kesehatan gratis bagi warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Memberantas DBD dengan melakukan fogging, khususnya di pelabuhan
  • Menjalin kemitraan bidan dengan dukun
  • Penempatan bidan keliling di beberapa daerah
  • Edukasi kesehatan dapat mengurangi kebiasaan masyarakat terhadap mitos pengobatan

PUSKESMAS POTO TANO

Kondisi Puskesmas

  • Merupakan Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri-Neonatal Emergensi Dasar)
  • Memiliki klinik jiwa
  • Bangunan gedung masih baru

Tenaga Kesehatan

  • Tidak ada tenaga kesehatan yang berkemampuan khusus untuk menangani pasien gangguan jiwa
  • Terdapat dua dokter umum
  • Tenaga kesehatan mendapatkan pelatihan mengenai penanganan gangguan jiwa oleh dinas kesehatan

Ekspektasi terhadap Pencerah Nusantara

  • Membantu membuka paradigma sehat kepada masyarakat secara menyeluruh
  • Melakukan pendekatan promotif dan preventif
  • Memberi motivasi untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat

TIM PENCERAH NUSANTARA SUMBAWA BARAT (2016-2019)

Pencerah Nusantara Angkatan 4 Sumbawa Barat (2016-2017) :

  1. Mustika Arini (Dokter Gigi)
  2. Winda Novita (Perawat)
  3. Tiara Meltia Putri (Bidan)
  4. Isty Diah Purwitasari (Ahli Kesehatan Masyarakat)
  5. Bryan Christian (Ahli Kesehatan Masyarakat)

Pencerah Nusantara Angkatan 5 Sumbawa Barat (2017-2018) :

  1. Sri Rahmani Dewi (Dokter Umum)
  2. Fatmasari Purba (Dokter Gigi)
  3. Tania Khaerunnisa (Perawat)
  4. Aprillia Indah Fajarwati (Bidan)
  5. Ririh Citra Kumalasari (Ahli Kesehatan Masyarakat)
  6. Riki Ramdani (Pemerhati Kesehatan)