Kabupaten Pasuruan


PROFIL DAERAH

Keadaan Geografis Umum

  • Kecamatan Tosari merupakan salah satu dari dua puluh empat wilayah kecamatan yang  terletak di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur dan berada sekitar 30 menit mengemudi dari kawasan wisata Gunung Bromo.
  • Kecamatan Tosari terletak pada 7,30’-8,30’ LS dan 122,30’-113,30’ BT. Puskesmas Tosari sendiri terletak tepat di 7,52’53” LS dan 112,54’03” BT.
  • Berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian 3620 dpl dan suhu 10-150 C, Kecamatan Tosari memiliki 8 desa, yang terdiri dari 26 dusun, 59 RW, 210 RT dengan total luas wilayah 93,13 Km2
  • Lokasi Puskesmas induk Tosari berada di Dusun Tlogosari, Desa Tosari. Selain dekat dengan Kantor Kecamatan, Puskesmas berdiri strategis bersebelahan dengan UPT Pendidikan Dasar Kecamatan Tosari dan tidak jauh dari Pasar Desa Tosari.
  • Delapan desa yang berada di Kecamatan Tosari adalah sebagai berikut Desa Tosari, Desa Baledono, Desa Wonokitri, Desa Sedaeng, Desa Mororejo, Desa Ngadiwono, Desa Podokoyo dan Desa Kandangan dengan ibukota kecamatan adalah Desa Tosari.
  • Kecamatan Tosari berbatasan dengan wilayah sebagai berikut:
    • Barat : Kecamatan Nongkojajar,Pasuruan
    • Timur : Kecamatan Sukapura, Probolinggo
    • Utara : Kecamatan Puspo, Pasuruan
    • Selatan : Kecamatan Tumpang, Malang

 Keadaan Demografis Umum

  • Jumlah total Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Tosari ada 5860 KK dengan total 18.526 penduduk (BPS, 2013)
  • Berdasarkan kelompok umur, usia 25-29 tahun merupakan populasi terbanyak di Kecamatan Tosari. (BPS, 2013)
  • Hampir sebagian besar warga di Tosari adalah petani dan menggantungkan hidupnya pada tanah pertanian yang dimilikinya.  (berdasarkan data BPS, 2011).
  • Pendidikan dasar menjadi bagian yang cukup penting untuk masyarakat Tosari, sekitar 56% masyarakat Tosari telah lulus SD dan hanya ada 23% yang tidak/belum tamat SD. 14% Masyarakat Tosari sudah lulus SLTP, 5% telah lulus SMA/SMK, dan masing-masing 1% telah menyentuh pendidikan D1/D2/D3/S1. (BPS, 2013)
  • Terdata 1689 KK (28,8%) di kecamatan Tosari yang tergolong miskin.
  • Suku Tengger adalah suku asli  Tosari yang masih sangat menjaga berbagai adat istiadatnya.
  • Sebagian besar penduduk Tosari beragama Hindu dan diikuti dengan agama Islam dan Kristen dengan ditunjang sarana peribadatan 26 pura, 15 masjid, dan 5 gereja.

PROFIL KESEHATAN

Sarana dan Prasarana

Tim Pencerah Nusantara Tosari bertugas di Puskesmas Tosari dan berada dalam lapangan utama Tosari, tempat diselenggarakannya berbagai upacara baik nasional maupun adat. Ada dua gedung utama yaitu Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan gedung rawat jalan yang pembangunannya baru berakhir dan diresmikan pada Maret 2013.

Ketersediaan listrik

Listrik di Puskesmas Tosari cukup baik. Hanya beberapa kali mengalami mati listrik akibat angin kencang. Namun, Puskesmas Tosari memiliki genset sehingga suplai listrik tetap terjaga walaupun di sekitarnya mati listrik.

Ketersediaan air bersih

Kualitas air di Puskesmas Tosari cukup baik. Namun, ketersediaannya sangat dipengaruhi oleh musim. Jika musim kemarau seperti sekarang, seringkali Puskesmas Tosari tidak dialiri air sama sekali.

Pustu

3 buah; kondisi baik

Polindes

4 buah; kondisi baik, namun polindes di Baledono dan Ngadiwono butuh perbaikan

Posyandu

Balita = 26 pos ; lansia= 6 pos ; masih ada posyandu yang terdata kurang aktif

Rumah dinas

2 buah; kondisi baik

Mobil Ambulans

1 buah; kondisi baik

Motor dinas

2 buah; kondisi baik

Obat-obatan dan alkes

Meskipun belum memenuhi daftar esensial namun obat-obatan dan alkes cukup untuk memberikan pelayanan dasar

Ketersediaan vaksin dan alat kontrasepsi

Mencukupi

Tenaga Puskesmas

Kepala Puskesmas (sekaligus dokter fungsional)

1 orang

Kepala Tata Usaha

1 orang

Perawat

7 orang

Bidan

9 orang

Sarjana Gizi

1 orang

Tenaga zoonosis

3 orang

Asisten apoteker

1 orang

Tenaga administrasi

5 orang

Sopir ambulans

1 orang

Petugas kebersihan

2 orang

Perawat gigi

1 orang

Koordinator imunisasi

1 orang

Kader posyandu

144 orang

Akses

Transportasi

  • Dari dan ke kabupaten : Tidak ada mode kendaraan umum selain ojek, namun jalan dapat dilewati oleh kendaraan bermotor seperti mobil, pick up dan motor.
  • Dari dan ke puskesmas kecamatan : Desa dengan jalan yang sudah beraspal dapat dilalui motor/mobil, sementara desa dengan jalan berbatu atau berlumpur tidak dapat dilalui semua kendaraan.

Berikut adalah Jangkauan Puskesmas Tosari dalam Desa dan Dusun : 

No

Nama Desa

Nama Dusun

Jarak ke Puskesmas Induk

01

TOSARI

Tosari

1 km

Ledoksari

1 km

Tlogosari

0 km

Wonopolo

2 km

Wonomerto

2 km

Kertanom

1 km

02

Baledono

Purwono

2 km

Baledono

3 km

Tegalposo

4 km

Junggo

8 km

03

Wonokitri

Sanggar

5 km

Wonokitri

5 km

04

Sedaeng

Sedaeng

7 km

Moroseneng

8 km

Wonokoyo

25 km

05

Ngadiwono

Ngadiwono

06 km

Ketuwon

15 km

Banyumeneng

12 km

06

Mororejo

Gemboyo

08 km

Kandangsari I

12 km

Kandangsari II

14 km

07

Kandangan

Kalitejo

09 km

Pandansari

15 km

08

Podokoyo

Jetak

05 km

Sunogiri

07 km

Podokoyo Atas

03 km

Permasalahan Kesehatan

1. Mortalitas

  • Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita = pada tahun 2014 tidak ada kejadian kematian ibu dan balita di wilayah kerja Puskesmas Tosari.
  • Angka Kematian Bayi (AKB)= selama periode September 2013 sampai dengan Oktober 2014, tercatat 6 kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Tosari yang disebabkan BBLR prematur, kelainan congenital, meningitis dan diare.

2. Morbiditas

Berdasarkan jumlah kunjungan ke puskesmas pada tahun 2014, keluhan terbanyak pasien adalah kasus ISPA, yang kemudian diikuti dengan kasus hipertensi (956) dan kasus diare (410).

  • Cakupan Jaminan Kesehatan : Pada bulan Mei 2014 , peserta yang tercakup JKN 7958; jamkesmas 7444; askes sosial dan mandiri 514
  • Status Gizi 

Gizi Buruk                  :  0 Orang                                            Gizi Lebih              :  20 Orang
Gizi Kurang                :  61 Orang                                               BBLR                  :    2 Orang
BGM                            :  18 Orang                                               KEK                    :  15 Orang

(Data Kumulatif Bulan Januari 2014 sampai September 2014)

  • Cakupan asi eksklusif tahun 2013 hanya 28,41%
  • Tingginya angka pernikahan dini di kecamatan Tosari dibuktikan dengan didapatkannya presentase dengan usia 15-19 tahun adalah usia pertama kali menikah terbanyak di Kecamatan Tosari.(Sumber : Laporan PKK PN III)
  • Pengendalian Tembakau : Lebih dari 70% rumah penduduk yang terdata (data primer, 2013) belum bebas asap rokok.
  • Kesehatan Jiwa : 27 orang di seluruh kecamatan Tosari terdeteksi mengalami masalah dengan mental, baik yang kaitannya dengan retardasi mental sejak kecil maupun skizofrenia.
  • Kesehatan Lingkungan : Tingginya angka kejadian diare menunjukkan PHBS masyarakat masih rendah ditambah dengan kebiasaan warga membuang sampah ke jurang dikarenakan tidak adanya truk pengangkut sampah.

Secara umum keberadaan tim Pencerah Nusantara di tahun ketiga ini telah meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dalam program-program kesehatan puskesmas maupun yang diinisiasi oleh tim PN. Tim pun mulai perlahan dilibatkan tidak hanya untuk membantu pelayanan puskesmas namun juga untuk membantu perencanaan puskesmas. Ke depannya tim akan melanjutkan fokus di perbaikan manajemen puskesmas serta peningkatan kualitas layanan dan revitalisasi posyandu. Pencerah Nusantara Tosari juga akan terus meningkatkan advokasi dan kerjasama lintas sektoral untuk memastikan keberlanjutan dari program yang telah berjalan dengan baik sebelumnya. 

TIM PENCERAH NUSANTARA PASURUAN (2012-2015)

Pencerah Nusantara Angkatan 1 Pasuruan (2012-2013) :

  1. Hafidhaturrahmah (Dokter Umum)
  2. Naela Mustika Khikmah (Perawat)
  3. Feny Mariantika (Bidan)
  4. Olivia Herlinda (Pemerhati Kesehatan)
  5. Fairuziana Humam (Pemerhati Kesehatan)

Pencerah Nusantara Angkatan 2 Pasuruan (2013-2014) :

  1. Maria Nainggolan H (Dokter Umum)
  2. Syamikar Baridwan Syamsir (Perawat)
  3. Intan Hajar Fauzanin (Bidan)
  4. Kinanthi Estu Linadi (Ahli Kesehatan Masyarakat)
  5. Bani Bacan Hacantya Yudanagara (Pemerhati Kesehatan)

Pencerah Nusantara Angkatan 3 Pasuruan (2014-2015) :

  1. Udin Shaputra Malik (Dokter Umum)
  2. Rona Cahyantari Merduaty (Perawat)
  3. Lyda Amalia (Bidan)
  4. Siti Khumaidah (Ahli Kesehatan Masyarakat)
  5. Septiria Irawati (Ahli Kesehatan Masyarakat)