Kabupaten Berau


PROFIL DAERAH

Keadaan Geografis Umum

  • Kabupaten Berau terdiri dari 52 pulau besar dan kecil dengan 13 kecamatan, 10 kelurahan, dan 96 Kampung atau Desa.  Ibukota Kabupaten Berau adalah Kota Tanjung Redeb.
  • Luas wilayah Kabupaten Berau seluas 34.127,47  km².
  • Luas wilayah Kabupaten Berau mencakup 13,92% dari luas wilayah Kalimantan Timur secara keseluruhan, dengan prosentase luas perairan mencapai 28,74%.

Keadaan Demografis Umum

  • Jumlah penduduk Kabupaten Berau tercatat pada S=sensus 2011 sebanyak 191.807 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 7,11%.
  • Kabupaten Berau merupakan salah satu daerah yang menjadi pintu gerbang pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur.
  • Kabupaten Berau terdiri dari wilayah daratan dan pesisir pantai yang memiliki sumber daya alam, batu kapur, yang terdapat hampir di Kecamatan Kelay dengan luas perbukitan batu kapur hampir mencapai 100 km².
  • Berdasarkan pencatatan di tahun 2008, Kabupaten Berau memiliki 152 SDN yang tersebar di 13 kecamatan. Terdapat 1.609 guru SDN yang mengajar 22.305 murid. Kabupaten Berau juga memiliki 8 SD swasta dengan 119 orang guru yang mengajar 1.640 murid.
  • Angka melek huruf pada tahun 2008 mencapai 94,82%; sedangkan untuk angka partisipasi kasar pada tahun 2008 terprediksi mencapai 92,5% dan angka partisipasi murni (APM) di tahun 2008 mencapai 88,5%.
  • Dari 6.153 orang penduduk Kecamatan Kelay, hampir setengah dari penduduk yaitu  2.192 orang belum/tidak bekerja dalam hal ini sebenarnya penduduk yang tidak bekerja ini bukan sama skali tidak bekerja tetapi mereka mempunyai pekerjaan musiman seperti berburu dan mendulang emas.

Demografi Kecamatan Kelay

Sebaran dan Kepadatan Penduduk/Desa

Desa

Rumah Tangga

Penduduk

Luas Wilayah Km²

Kepadatan

Per Km²

Per Ruta

1. Merapun

316

937

720,20

1,30

2,97

2. Merabu

50

176

389,55

0,45

3,52

3. Mapulu

20

66

394,45

0,17

3,30

4. Panaan

51

181

526,35

0,34

3,55

5. Merasa

231

906

345,99

2,62

3,92

6. Muara Lesan

80

268

345,99

0,77

3,35

7.  Lesan Dayak

29

112

331,88

0,34

3,86

8.  Sidobangen

104

349

15,50

22,52

3,36

9. Long Beliu

242

792

626,79

1,26

3,27

10. Long Duhung

32

133

514,08

0,26

4,16

11. Long Keluh

48

187

355,81

0,53

3,90

12. Long Pelay

28

113

323,91

0,35

4,04

13. Long Lancim

30

123

397,52

0,31

4,10

14. Long Suluy

119

441

846,58

0,52

3,71

Jumlah

1.380

4.784

6.134

0,78

3.47

 

Latar Belakang Pendidikan Kepala Keluarga

Tingkat Pendidikan

Jumlah Lulusan

Tidak tamat sekolah

432

Tamat SD/sederajat

420

Tamat SLTP/sederajat

227

Tamat SLTA/sederajat

131

Diploma

16

Sarjana

10

Data Agama yang Dianut di Kecamatan Kelay

Agama

Jumlah

Persentasi

Islam

1.200

26.71%

Katolik

750

16,69%

Kristen

2.540

56.53%

Hindu

3

0,07%

Budha

0

0%

Daerah Cakupan Puskesmas Kelay

Tim Pencerah Nusantara  bertugas di Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Berikut adalah rincian mengenai  Kecamatan Kelay :

  • Kecamatan Kelay merupakan salah satu dari 13 Kecamatan yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
  • Kecamatan Kelay terdiri dari 14 Desa mencakup: Desa Merasa, Desa Muara Lesan, Desa Lesan Dayak,  Desa Sidobangen, Desa Merapun, Desa Merabu, Desa Mapulu, Desa Panaan, Desa Long Beliu, Desa Long Beliu, Desa Long Duhung, Desa Long Boy atau Desa Long Keluh, Desa Long Pleay, Desa Long Lamcin, dan Desa Long Suluy.
  • Luas dari Kecamatan Kelay mencakup 613.460 km² yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Segah (Utara), Kabupaten Kutai Timur (Selatan), Kecamatan Sambaliung (Timur), dan Kabupaten Bulungan (Barat).
  • Jumlah penduduk Kecamatan Kelay sebanyak 4.493 jiwa terdiri dari 2.505 pria dan 1.988 wanita.
  • Kecamatan Kelay memiliki Puskesmas yang terletak 127 km dari ibukota pemerintahan Kabupaten Berau.
  • Secara administratif, wilayah Puskesmas Kelay terletak di Kecamatan Kelay dan gedung Puskesmas tersebut berlokasi di Desa Long Beliu.
  • Kondisi jalanan di Kecamatan Kelay sebagian terdiri dari aspal, sebagian berbatu, dan sebagian tanah. Mayoritas jalanan berkelok-kelok yang dihimpit oleh pinggir tebing dan jurang, serta menyusuri hutan.
  • Sarana transportasi yang digunakan mayoritas kendaraan beroda dua dan empat.

PROFIL KESEHATAN

1. Data Ibu dan Anak

Indikator pelayanan KIA

Cakupan Kunjungan Neonatal

KN1

KN2

KN3

Abs

%

Abs

%

Abs

%

Merapun

25

100

20

80

20

80

Merabu

2

40

2

40

2

40

Mapulu

6

0

0

0

0

0

Panaan

3

60

3

60

3

60

Merasa

7

25

7

25

7

25

Muara Lesan

0

0

0

0

0

0

Lesan Dayak

2

50

2

50

2

50

Sidobangen

3

14

3

14

3

14

Long Beliu

11

45,8

11

45,8

11

45,8

Long Duhung

3

100

3

100

3

100

Long Keluh

4

80

4

80

4

80

Long Pelay

3

100

3

100

3

100

Long Lamcin

2

66,6

2

66,6

2

66,6

Long Suluy

4

36

4

36

4

36

Puskesmas Kelay

69

48,2

64

44,7

64

44,7

2. Sumber Daya Fisik Puskesmas 

Sarana

Jumlah

Keadaan

Puskesmas Induk

1

Gedung rawat jalan dan kantor (rusak)

Puskesmas Pembantu

13

 

Puskesmas Keliling

1

Rusak dan tidak dapat digunakan

Rumah Dinas Dokter

2 unit

 

Rumah Dinas Paramedis

2 kopel (4 rumah)

 

Poskesdes

2

 

Sepeda Motor

5

 

Long Boat

1

 

Akses Listrik

Ada

Menggunakan fasilitas generator

Akses Air Bersih

Ada

Kondisi air bersih di Puskesmas baik, sedangkan di sebagian besar wilayah desa tidak mendapatkan akses air bersih

Akses Jaringan Seluler

Ada

Akses jaringan seluler terdapat di sekitar Puskesmas dan desa, sedangkan di jalan akses menuju Puskesmas Jaringan Seluler tidak begitu baik

Sumber Ketenagaan Puskesmas 

Jabatan

Jumlah

Pendidikan

Kepala Puskesmas

1

S1 Kesehatan Masyarakat

Dokter Umum

1

Dokter

Bidan Pelaksana

1

DIII Kebidanan

Perawat Pelaksana

5

SPK

Cleaning Service

1

SD

 

Kondisi Keterjangkauan Desa dengan Puskesmas 

No

Desa

Jarak Terjauh ke Puskesmas

Kondisi Keterjangkauan Desa

Rata-rata Waktu Tempuh ke Puskesmas

Roda 2

Roda 4

Jalan

Roda 2

Roda 4

1

Merasa

60 Km

Tidak Aspal

90 Menit

90 Menit

2

Muara Lesan

51 Km

Tidak Aspal

60 Menit

60 Menit

3

Lesan Dayak

26 Km

X

X

Sungai

 

 

4

Sidobangen

30 Km

Tidak Aspal

45 Menit

45 Menit

5

Merapun

82 Km

Tidak Aspal

150 Menit

150 Menit

6

Merabu

100+ Km

Tidak Aspal

300 Menit

300 Menit

7

Mapulu

100+ Km

Tidak Aspal

310 Menit

310 Menit

8

Panaan

100+ Km

Tidak Aspal

180 Menit

180 Menit

9

Long Beliu

25 Km

Tidak Aspal

30 Menit

30 Menit

10

Long Duhung

55 Km

Tidak Aspal

240 Menit

240 Menit

11

Long Boy

65 Km

Tidak Aspal

300 Menit

300 Menit

12

Long Pelay

84 Km

X

X

Sungai

360 Menit

13

Long Lamcin

100+ Km

X

X

Sungai

420 Menit

14

Long Suluy

100+ Km

X

X

Sungai

640 Menit

 

Fakta Kesehatan Masyarakat

  • Berdasarkan data dari kegiatan Puskesmas, jumlah penduduk yang beresiko penyakit malaria mencapai 4.493 jiwa dan 190 jiwa yang menderita  penyakit malaria.
  • Jumlah penderita diare total mencapai 611 orang, dengan kategori umur  (0-60 bulan) mencapai 221 orang dan 390 orang penderita diare di atas umur 5 tahun.
  • ISPA tetap menjadi penyakit menular langsung yang paling banyak di Puskesmas Kelay. Jumlah kejadian yang selalu lebih dari 150 pasien setiap bulannya menjadikannya juara bertahan dan bertengger menjadi penyakit pertama terbesar.
  • Hipertensi menempati posisi pertama dalam urutan penyakit tidak menular terbesar di Puskesmas Kelay. Setidaknya lebih dari 20 kasus setiap bulan berobat ke Puskesmas. Jumlah ini belum dikalkulasikan dengan kasus yang ditemukan selama program posyandu lansia yang setidaknya mendapat 40 kasus setiap bulannya.

 Perilaku Masyarakat/Budaya Sehubungan dengan Kesehatan

  • Masyarakat yang bermukim di beberapa desa dari 14 desa yang ada di Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, masih memiliki kultur nomaden.
  • Mayoritas dari masyarakat desa masih menganut animisme dan dinamisme sehingga banyak masyarakat yang masih percaya metode penyembuhan yang mengandung unsur mistis
  • Kehidupan yang bergantung sepenuhnya dengan alam yang mengakibatkan tidak merasa bergantung dengan hal-hal medis baik untuk penyembuhan penyakit atapun untuk menjalankan pola hidup sehat.

Kebutuhan Mendesak Yang Dibutuhkan Oleh Masyarakat Desa

  • Peningkatan jumlah tenaga medis dan paramedis dengan komposisi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
  • Fasilitas untuk akses air bersih di seluruh desa. Kondisi saat ini akses air masih melalui pompa air dari sungai.
  • Pembangunan fasilitas MCK yang memadai.

Rencana Tim di Masa Mendatang

  • Melanjutkan penyuluhan kesehatan ke desa-desa
  • Membantu untuk persiapan kendaraan operasional kesehatan untuk Puskesmas dengan sosialisasi ke pemerintah dan perusahaan yang beroperasi di daerah Kecamatan Kelay.
  • Melibatkan lebih banyak pihak lintas sektor untuk berkomitmen membangun kesehatan di Kelay melalui Minilokakkarya lintas sektor dan lintas program
  • Advokasi untuk jumlah tenaga kesehatan dengan komposisi yang sesuai dengan kebutuhan
  • Meningkatakan semangat dan etos kerja tenaga kesehatan lokal terutama tenaga kesehatan Pustu dengan melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk evaluasi kinerja serta melakukan training motivasi bersama pihak Puskesmas.