FREQUENTLY ASKED QUESTION

Temukan jawaban dari pertanyaan pertanyaan yang sering disampaikan pendaftar Pencerah Nusantara, daerah yang ingin mengajukan permintaan sebagai daerah penugasan bagi Pencerah Nusantara, maupun pihak yang tertarik untuk bermitra.  

Tidak menemukan jawaban atas pertanyaan Anda? Hubungi kami di info@cisdi.org

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

TENTANG GERAKAN PENCERAH NUSANTARA

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.   Apakah Pencerah Nusantara?

Program Pencerah Nusantara adalah terobosan yang diinisiasi oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs) yang bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui penempatan generasi muda di daerah perifer di Indonesia.

Pencerah Nusantara terdiri dari sekelompok tim kesehatan terpilih dan terlatih (dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat dan pemerhati kesehatan dari berbagai latar belakang akademis) yang bersedia mengabdikan diri selama 1 tahun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di pelosok Indonesia.

Tim ini akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan secara lintas sektor untuk bekerja bersama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menggunakan kesehatan sebagai daya ungkit. Tim Pencerah Nusantara diharapkan dapat menjadi agen perubahan di daerah penugasan mereka masing masing dalam memperbaiki profil kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

2.   Setelah KUKP-RI MDGs usai masa baktinya, berada di bawah lembaga apakah sekarang program Pencerah Nusantara?

Selepas masa bakti KUKPRI-MDGs berakhir, semangat untuk terus berkontribusi tidak pernah padam. Pada 8 Desember 2014, KUKPRI-MDGs bertransformasi kelembagaan menjadi Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI). CISDI berkomitmen untuk meneruskan peran dan mengembangkan inisiatif KUKPRI-MDGs untuk mendukung percepatan pencapaian indikator-indikator pembangunan di tanah air melalui kajian, advokasi dan implementasi program strategis. Kesehatan dipilih sebagai pintu masuk seluruh inisiatif pembangunan ini karena daya ungkitnya yang tinggi pada indikator-indikator pembangunan yang lain.

3.   Apakah fokus kegiatan dan tujuan Pencerah Nusantara?

Fokus utama tim ini adalah perbaikan pelayanan kesehatan primer serta upaya promotif dan preventif untuk mengubah paradigma masyarakat menuju paradigma sehat. Pencerah Nusantara bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, dengan menempatkan para Pencerah Nusantara di kantung-kantung penduduk yang membutuhkan intervensi, terutama di bidang kesehatan.

4.   Mengapa Pencerah Nusantara fokus pada Pelayanan Kesehatan Primer?

Pelayanan kesehatan primer merupakan garda terdepan bagi masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan dan upaya pencegahan penyakit, termasuk edukasi kesehatan, konseling, screening/penapisan. Kuatnya sistem pelayanan kesehatan primer akan meminimalisir ketidakadilan akses terhadap kesehatan antar kelompok masyarakat.

5.   Apakah tim Pencerah Nusantara hanya bertujuan untuk memperkuat Puskesmas?

Tidak. Tim Pencerah Nusantara bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan memperkuat sistem layanan kesehatan primer di Puskesmas. Penguatan sistem layanan ini diikuti juga dengan kegiatan-kegiatan penguatan kapasitas tenaga kesehatan lokal, pemberdayaan komunitas, serta serta pelibatan pemangku kepentingan lintas sektoral untuk bersama sama menciptakan suatu perubahan positif serta menjadi bagian dalam sejarah menuju Indonesia yang lebih sejahtera.

6.   Mengapa Pencerah Nusantara menempatkan tim dan bukan individual?

Memecahkan permasalahan kesehatan yang menyangkut banyak aspek kehidupan tidak bisa dilakukan hanya dengan sistem uniprofesional. Kontribusi dan sudut pandang dari berbagai disiplin ilmu akan memberi dampak positif dalam penyelesaian berbagai masalah kesehatan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Pencerah Nusantara akan memberikan lingkungan yang ideal bagi para praktisi kesehatan muda yang memiliki perbedaan latar belakang profesi untuk berinteraksi dan berkolaborasi  untuk meningkatkan pelayanan dan memicu perubahan sambil mempelajari kompetensi yang diperlukan dalam bekerja dengan profesi kesehatan lain secara efektif.

7.   Apakah yang membedakan program Pencerah Nusantara dengan program PTT?

a.    Program Pencerah Nusantara dikelola oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI) dan bukan merupakan bagian dari program PTT yang diinisiasi oleh Kementrian Kesehatan.

b.      Program ini hanya dibuka sekali dalam satu tahun dengan lama penugasan 1 tahun untuk setiap Angkatan.

c.       Program ini mencari jiwa-jiwa muda yang memiliki semangat pengabdian yang tinggi

d.      Program Pencerah Nusantara menempatkan tim dengan berbagai latar belakang profesional dan bukan individual.

e.    Program ini tidak membutuhkan alokasi dana khusus dari Pemerintah Daerah, baik untuk insentif tenaga medis Pencerah Nusantara maupun untuk menjalankan program. Kami tidak menciptakan anggaran baru yang memberatkan daerah namun mencoba membuat program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, dengan mengutamakan penguatan kapasitas masyarakat itu sendiri.

f.       Sebelum diberangkatkan, Pencerah Nusantara harus melewati serangkaian proses seleksi dan pelatihan untuk penguatan kapasitas, baik secara medis maupun non-medis. Selama penugasan, tim akan dibekali support system untuk mendukung kerja di lapangan dan dimonitor secara ketat oleh Tim Pengelola Pencerah Nusantara (CISDI).

8.       Apakah yang membedakan program Pencerah Nusantara dengan Nusantara Sehat?

-     Program Nusantara Sehat merupakan scaling-up atau replikasi nasional dari Pencerah Nusantara oleh Kementerian Kesehatan RI dan dilaksanakan pada puskesmas-puskesmas Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).

-      Pencerah Nusantara menempatkan 5 orang dalam  1 tim di puskesmas selama 1 tahun, sedangkan Nusantara Sehat menempatkan 8-9 orang dalam 1 tim di puskesmas selama dua tahun.

-    Pencerah Nusantara membuka kesempatan bagi berbagai latar belakang pendidikan non-kesehatan untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PERSYARATAN DAN PENDAFTARAN SEBAGAI PENCERAH NUSANTARA

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.   Mengapa saya harus bergabung?

Menjadi Pencerah Nusantara akan memberikan Anda pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat, keluar dari zona nyaman, mengembangkan diri, serta turut menciptakan perubahan dan melihat efek perubahan tersebut dalam masyarakat.  Kesempatan ini akan menjadi pengalaman tidak terlupakan bagi para Pencerah Nusantara yang akan mengubah pola pikir, memperkaya hidup, dan menjadi bekal tak ternilai bagi perjalanan hidup Anda di masa yang akan datang. Sementara bagi masyarakat yang Anda sentuh, perubahan yang Anda hasilkan akan mengubah kehidupan mereka, dan generasi-generasi dibawahnya.

Pencerah Nusantara tidak akan dapat menyelesaikan semua persoalan kesehatan bangsa, tapi akan memercikkan semangat perubahan yang diharapkan dapat menggerakkan bangsa ini untuk bergerak bersama menuju Indonesia sejahtera.

2.   Apa saja kriteria seorang Pencerah Nusantara?

Persyaratan untuk mendaftar menjadi Pencerah Nusantara meliputi:

Persyaratan Umum

·     Tidak terafiliasi dengan partai politik

·     Berjiwa pemimpin

·     Kemampuan komunikasi tinggi

·     Memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap pengembangan kesehatan Indonesia

·     Berminat untuk berbagi dan mengedukasi masyarakat

·     Bersedia ditempatkan di lokasi pengabdian di mana saja

 Persyaratan Khusus

·     Dokter umum / Dokter Gigi/ Perawat / Bidan / Tenaga Kesehatan Masyarakat/ Pemerhati Kesehatan (dari berbagai latar belakang akademis, misal : Farmasi, Biologi, Sosiologi, Antropologi, Psikologi, dan latar belakang pendidikan lainnya yang relevan dan dapat berkontribusi dalam tim)

·     Usia < 30 tahun

·     Indeks Prestasi minimal 3,00 (skala 4,00)

·     Lulus dari Universitas paling lama 5 tahun yang lalu

·     Belum menikah

·    Bagi Dokter, Bidan, dan Perawat wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) atau surat pernyataan sedang mengurus STR dari lembaga penerbit/profesi masing-masing apabila STR belum terbit.

·    Bagi tenaga kesehatan masyarakat tidak diwajibkan untuk memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), namun bila ada silahkan dilampirkan karena hal ini juga akan menjadi pertimbangan bagi tim penilai.

3.     Jika saya sudah menyelesaikan pendidikan spesialis atau magister, apakah saya tetap bisa menjadi Pencerah Nusantara?

Tentu saja bisa! Penilaian rekrutmen mencakup berbagai dimensi, maka Anda tetap dapat mendaftarkan diri. Kami sangat terbuka untuk menerima kandidat terbaik dari berbagai latar belakang dan tingkat pendidikan standard sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dalam tim Pencerah Nusantara.

4.     Bagaimana cara saya mendaftar sebagai Pencerah Nusantara?

Pendaftaran dilakukan secara online melalui website ini. Bila Anda memiliki keterbatasan jaringan internet, silahkan menghubungi kami di +6221 3160136 untuk mendapatkan formulir aplikasi secara manual.

5.     Bagaimana proses seleksi dilakukan?

Seleksi dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah penyeleksian berkas secara online yang meliputi informasi umum peserta, latar belakang akademik, pengalaman organisasi dan bekerja, prestasi, serta tulisan esai untuk melihat motivasi, kemampuan beradaptasi dan kesesuaian pribadi peserta.

Seleksi tahap dua merupakan seleksi langsung (direct assessment) yang terdiri dari serangkaian metode penilaian termasuk wawancara, untuk menilai kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Pencerah Nusantara (pengetahuan dan ketrampilan medis, kepemimpinan, ketahanan dan kemampuan adaptasi, kemampuan bekerja dalam tim dan berkomunikasi serta kemampuan dalam memecahkan masalah).    

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PELATIHAN BAGI PENCERAH NUSANTARA

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.     Berapa lama pelatihan berlangsung dan apakah saya harus mengikutinya secara penuh?

Mengingat Pencerah Nusantara akan mengabdi selama satu tahun di daerah terluar di Indonesia dalam satu tim, maka Anda harus menjalani masa karantina untuk mengikuti pelatihan intensif selama 6-7 minggu penuh.

2.     Apa saja materi pelatihan Pencerah Nusantara?

Tim Pencerah Nusantara diberikan pembekalan yang komprehensif dari para pakar di bidangnya, meliputi peningkatan kompetensi di bidang medis, pelatihan ketahanan fisik, kepemimpinan, nasionalisme, pemberdayaan dan mobilisasi komunitas, advokasi, manajemen Puskesmas dan perencanaan program, kompetensi survei dan pengolahan data,  personal wellbeing serta team building. 

Tim pakar akan tetap menjadi pembina jarak jauh dalam mendampingi dan memberikan masukan kepada Pencerah Nusantara selama bertugas di daerah penugasan masing-masing.

3.     Apakah saya mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan materi pelatihan?

Ya, seluruh Pencerah Nusantara akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti kompetensi medis dan non medis yang telah didapatkan selama masa pelatihan. 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENUGASAN PENCERAH NUSANTARA DI DAERAH MASING-MASING

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.     Apa saja yang dilakukan Pencerah Nusantara di daerah penugasan?

  • Melakukan kegiatan yang bersifat kuratif, promotif, preventif, di lingkup puskesmas tempat penugasan, dan masyarakat sekitar Puskesmas
  • Membina hubungan, melaksanakan koordinasi yang selaras dan melakukan advokasi dengan masyarakat, staf puskesmas, pejabat pemerintah daerah dan pusat, mitra (seperti sektor swasta, LSM/NGO, organisasi pemuda, universitas dan lain-lain) untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan dan memiliki dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
  • Membantu optimalisasi pelayanan puskesmas melalui pembinaan staf, berbagi ilmu dan keterampilan, dan penguatan sistem manajemen puskesmas
  • Bekerja secara strategis untuk merancang dan mengimplementasikan berbagai program intervensi yang berbasis kebutuhan masyarakat, kearifan lokal, dengan model pendekatan yang holistik dan sejalan dengan tujuan pembangunan di Indonesia

2.     Apakah Pencerah Nusantara diberikan dana untuk menunjang program di daerah dan apa saja prioritas pemakaian dana tersebut?

Setiap tim Pencerah Nusantara mendapatkan sumber daya yang cukup sebagai modal awal bertugas di masing-masing daerah penugasan. Dana tersebut dapat digunakan untuk pembangunan kesehatan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing daerah.

Tim diharapkan dapat mempertanggungjawabkan sumber daya yang digunakan dengan menciptakan suatu sistem yang transparan dan akuntabel guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat bersama pemangku kepentingan setempat.

Selanjutnya, tim akan memberikan pelaporan secara berkala kepada tim pengelola program Pencerah Nusantara dengan menggunakan sistem yang telah disusun bersama oleh para profesional di bidang keuangan, sehingga pemakaian dana dapat diaudit dan diketahui secara transparan.

3.     Dukungan dan manfaat apa saja yang dapat saya peroleh dari Pencerah Nusantara selama berada di tempat penugasan?

  • Dukungan dan izin dari Pemerintah Daerah setempat untuk menjalankan tugas menguatkan Puskesmas
  • Pelatihan-pelatihan dan sertifikasi baik medis maupun soft skills yang akan membantu dalam pelaksanaan program-program selama ditempatkan di daerah.
  • Berkesempatan untuk terjun langsung di lapangan dan terlibat dalam optimalisasi pelayanan kesehatan primer di Indonesia.
  • Kesempatan untuk mewujudkan ide-ide inovatif yang dimiliki untuk pemberdayaan komunitas dan pembangunan di Indonesia.
  • Kesempatan untuk memperluas jaringan dengan berbagai tokoh dan pelaku pembangunan.
  • Pencerah Nusantara juga dibekali berbagai fasilitas dan perlengkapan yang menunjang tugas di daerah seperti fasilitas akomodasi. Sebagai tenaga profesional, Pencerah Nusantara akan menerima tunjangan untuk mencukupi kebutuhan dasar selama penugasan, asuransi kesehatan, dukungan transportasi dan komunikasi, serta kesempatan cuti sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

4.     Apakah saya diizinkan untuk membuka praktek pribadi selama berada di daerah penugasan?

Tidak. Selama bertugas para Pencerah Nusantara tidak diperbolehkan membuka praktek pribadi dan tidak diperkenankan menerima insentif apapun yang berasal dari masyarakat maupun pemangku kepentingan lain di daerah penugasan.

5.     Di mana sajakah daerah penugasan Pencerah Nusantara?

Pencerah Nusantara akan bertugas di Daerah Bermasalah Kesehatan yang tersebar dari Barat, Tengah, dan Timur Indonesia. Pemilihan lokasi ini tidak hanya didasarkan pada kebutuhan daerah terhadap intervensi ini melainkan juga diperkuat dengan dukungan dari segenap jajaran pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Saat ini Pencerah Nusantara berada di 9 lokasi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yakni :

Daerah Penempatan Pencerah Nusantara periode pengabdian 2016 - 2019

  • Puskesmas Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh
  • Puskesmas Sukarami, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan
  • Puskesmas Losari, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat
  • Puskesmas Kradenan I, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah
  • Puskesmas Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Puskesmas Tumbang Miri, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah
  • Puskesmas Randomayang, Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat
  • Puskesmas Onembute, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara
  • Puskesmas Seget, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat

Daerah Penempatan Pencerah Nusantara periode pengabdian 2012 - 2015

  • Puskesmas Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat
  • Puskesmas Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat
  • Puskesmas Tosari, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur
  • Puskesmas Kelay, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Barat
  • Puskesmas Ogotua, Kabupaten Toli-Toli, Provinsi Sulawesi Tengah
  • Puskesmas Lindu, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah
  • Puskesmas Ahmad Yani, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

6.     Apakah saya boleh memilih daerah penugasan dengan rekan satu tim saya sendiri?

Tim pengelola program memiliki pertimbangan dan assesment khusus dalam menentukan siapa saja anggota tim dan di mana mereka akan ditugaskan. Pertimbangan tersebut bertujuan agar tim dapat berperan sebaik-baiknya di daerah penugasan yang memiliki permasalahan kesehatan berbeda-beda.

7.     Bagaimana saya mendapatkan tempat tinggal selama berada di daerah penugasan?

Tim pengelola program akan memberikan akomodasi layak selama tim bertugas di daerah, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PASCA PENUGASAN PENCERAH NUSANTARA

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.      Apakah saya akan mendapat surat Selesai Masa Bakti dan surat rekomendasi pasca bertugas sebagai Pencerah Nusantara?

Ya, Pencerah Nusantara akan mendapatkan Surat Selesai Masa Bakti yang diterbitkan secara resmi oleh CISDI, beserta portofolio yang memuat kompetensi masing masing individu yang dinilai secara rapi dan konsisten melalui mekanisme monitoring dan evaluasi selama masa penugasan. Berdasarkan kebutuhan dan kesesuaian, CISDI dengan senang hati akan memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan masing-masing, baik untuk melanjutkan karir maupun pendidikan para Pencerah Nusantara di masa mendatang.

2.      Apakah saya dapat menjadi Pencerah Nusantara kembali di angkatan selanjutnya?

Tidak. Setiap individu hanya dapat menjalani masa pengabdian selama 1 tahun. Pasca penugasan diharapkan setiap alumni Pencerah Nusantara tetap menjaga dan membesarkan semangat dan visi program, serta berkarya sesuai dengan tugas masing-masing di daerah asal mereka. Selain itu, regenerasi dalam program Pencerah Nusantara juga diperlukan untuk menjaga kesehatan program dan keberlangsungannya di masa mendatang.

3.      Apakah Pencerah Nusantara memiliki bentuk dukungan atau program lanjutan bagi para alumni?

Tentu saja. Alumni Pencerah Nusantara akan bergabung dalam Ikatan Alumni Pencerah Nusantara (ALURA) yang merupakan komunitas lokomotif pembangunan kolaborasi lintas sektor khususnya dalam upaya peningkatan derajat kesehatan Indonesia. ALURA telah memiliki 100 anggota yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia hingga mancanegara. Kegiatan ALURA berupa program-program pemberdayaan masyarakat, penelitian, dan kegiatan-kegiatan internal yang sangat menunjang pengembangan kapasitas dan karir anggotanya. ALURA juga secara konsisten mendapat dukungan dari CISDI dan jejaring mitranya.

4.      Apakah indikator keberhasilan yang diharapkan oleh CISDI pasca penugasan Pencerah Nusantara di daerah masing-masing?

Indikator utama keberhasilan program Pencerah Nusantara adalah terdapatnya keberlanjutan program (kesehatan) yang telah disusun bersama, bahkan ketika para Pencerah Nusantara telah meninggalkan daerah penugasan. Indikator keberhasilan lainnya adalah apabila program kesehatan tersebut dapat menular ke wilayah-wilayah lain (terutama wilayah terdekat dengan daerah penugasan) dan direplikasi oleh berbagai pihak pelaku pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

DAERAH POTENSI PENEMPATAN PENCERAH NUSANTARA

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.     Bagaimana cara tim pengelola menentukan daerah penempatan Pencerah Nusantara?

Untuk menentukan daerah yang akan menjadi daerah penempatan Pencerah Nusantara, tim pengelola melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Studi ini terbagi dalam dua tahapan, pada tahap pertama dilakukan studi kebutuhan dan telaah dokumen dengan mengkaji profil kesehatan daerah, sumber daya lokal dan aspek determinan kesehatan lainnya. Dukungan pemerintah daerah juga menjadi tolak ukur penting penempatan daerah Pencerah Nusantara. Tahapan kedua studi kelayakan dilanjutkan dengan kunjungan serta survei ke daerah tersebut untuk memverifikasi dan menentukan apakah daerah tersebut memenuhi kriteria sebagai daerah penugasan Pencerah Nusantara

2.   Apakah CISDI akan memberikan dukungan lain kepada pemerintah daerah/kota yang telah ditetapkan sebagai daerah penugasan Pencerah Nusantara?

Tujuan utama CISDI adalah memberikan pendampingan dalam upaya penguatan layanan kesehatan primer. Di luar hal tersebut, CISDI sangat terbuka untuk bersama-sama mencari dukungan dari pemangku kepentingan terkait terhadap terobosan pemerintah daerah/kota setempat di bidang kesehatan yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KEMITRAAN UNTUK PENCERAH NUSANTARA

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.     Kami sangat tertarik untuk terlibat dan mendukung keberlangsungan program Pencerah Nusantara. Bagaimana kami dapat berpartisipasi?

Kami sangat terbuka terhadap pihak manapun, baik secara individu maupun organisasi/instansi, yang memiliki visi dan misi yang sama dengan Pencerah Nusantara. CISDI percaya bahwa semua permasalahan kesehatan yang terjadi di Indonesia dapat diselesaikan satu per satu dengan kemitraan yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, sektor swasta, LSM, pemuda dan sektor lainnya.

2.    Partisipasi apa yang paling ideal dan diharapkan dari kami yang ingin mendukung keberlanjutan program Pencerah Nusantara di masa mendatang?

Partisipasi yang paling ideal adalah jenis partisipasi yang mampu membuat Pencerah Nusantara terus berlanjut dan berkembang untuk merambah daerah-daerah yang paling membutuhkan program ini di seluruh Indonesia. Partisipasi dari berbagai jenis industri dan keahlian yang berbeda tentunya akan menambah kompetensi dan kemampuan Pencerah Nusantara untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi ke masyarakat.